Selasa, 14 Agustus 2012

Turki, A Kind of Magic(1)


Di Mana Turki ?

Secara geografis, Turki terletak di 2 benua, yaitu Asia dan Eropa, dengan mayoritas wilayahnya berada di benua Asia.
Dia diapit oleh Bulgaria dan Yunani di Barat-Barat Laut, Georgia, Azerbaijan, Armenia dan Iran di Timur-Timur Laut, Irak dan Suriah di Tenggara. Di Utara wilayahnya terdapat Laut Hitam, di Barat hingga Selatan Laut Aegean yang kemudian menyatu dengan Laut Mediterania. Selat Marmara memisahkan wilayah Asia dan Eropa negara Turki.

Waktu Turki (Ankara) adalah GMT +2, atau GMT +3 saat musim panas (penerapan Daylight Saving Time, pada saat musim panas waktu ditambah 1 jam untuk alasan penghematan energi listrik). Dengan demikian, perbedaan waktu antara Indonesia (WIB) dan Turki adalah 5 jam saat tidak berlaku DST, atau 4 jam saat berlaku DST.

Kapan Berkunjung ke Turki ?


Daerah tujuan wisata terletak di sebelah Barat wilayah Turki, mulai dari  Istanbul, Canakkale, dan  Kusadasi  yang kesemuanya  merupakan dataran rendah dengan  pantai yang menawarkan keindahan selat Bosphorus, laut Marmara dan laut Aegean.  Bergeser ke arah tengah, daerah Pamukkale sering disinggahi untuk Cotton Castle nya, dan area Cappadoccia dengan alamnya yang mempesona.

Karena berada di daerah subtropis, maka Turki mengalami 4 musim.  Saat terbaik untuk berkunjung adalah pada bulan Mei, peralihan musim semi ke musim panas, di mana suhu udara masih cukup sejuk. Bulan Juni adalah permulaan musim panas, dan Juli adalah puncaknya, dengan suhu tertinggi dapat mencapai  40 oC.

Apa Saja Obyek Wisata yang Patut Dikunjungi?

Pada bagian 1 ini saya sajikan tentang Istanbul, Canakkale dan Kusadasi

ISTANBUL


Istanbul terletak di tepi laut Marmara, dan dipisahkan menjadi 2 bagian oleh  selat Bosphorus : bagian Asia dan bagian  Eropa. Pada jaman kerajaan Byzantium  kota ini dikenal dengan nama Konstantinopel. Pada era kesultanan Ottoman (1453-1923), namanya menjadi Istanbul, dan digunakan sebagai ibukota kerajaan.


Istanbul saat ini menjadi kota dengan populasi tertinggi di Turki, sementara Ankara, ibukota Turki, menempati urutan kedua. Istanbul memiliki beberapa  obyek wisata yang wajib dikunjungi, yang kebetulan  terletak pada lokasi yang berdekatan.  Jadwalkan satu hari khusus untuk menjelajahi keindahannya :

·         Topkapi Palace

Topkapi Palace

Istana ini dibangun oleh Sultan Mehmet II yang menduduki Konstantinopel , abad ke 15. Terletak di atas sebuah bukit, pemandangan dari dalam istana ini sangat luar biasa, meliputi Laut Marmara di Selatan, dan Selat Bosphorus dengan daratan sisi Asia nya di sebelah Timur Laut. 
Pemandangan ke Selat Bosphorus dari Teras Istana
Kompleks ini sangat luas, dapurnya saja terdiri dari satu sub-kompleks berkapasitas 1000 pegawai, yang bertugas menyiapkan makanan bagi 10.000 orang yang tinggal dan bekerja di dalam istana besar !

Saat ini, istana Topkapi menjadi museum yang menyimpan banyak relic penting seperti tongkat Nabi Musa, tangan St. Yohanes Pembaptis, jubah dan helaian janggut Nabi Muhammad SAW, serta sajadah milik Fatimah (putri  Nabi Muhammad SAW). Selain itu dipamerkan pula koleksi perhiasan milik keluarga Sultan.

·         Blue Mosque (Sultan Ahmet Mosque)

Blue Mosque

 

Masjid ini dibangun pada periode tahun 1609-1616. Tidak seperti masjid lain yang biasanya ‘hanya’ punya maksimal 4 menara, masjid ini memiliki 6 menara ! Juga dilengkapi 8 kubah dan 1 kubah utama. Dinamakan ‘Masjid Biru’ karena keramik pada bagian interiornya berwarna biru khas Iznik.  

Memasuki masjid ini, pengunjung diharuskan menyimpan alas kaki pada kantong kresek yang disediakan. Bagi pengunjung wanita yang mengenakan celana pendek/ baju terbuka, dipinjamkan kain untuk dipakai selama di dalam masjid. Sampai saat ini, masjid ini masih digunakan sebagai tempat ibadah, dengan pembagian tempat pria di lantai bawah, wanita di lantai atas.

·         Hippodrome of Constantinople

Area Hippodrome

 

Terletak bersebelahan dengan Blue Mosque, kita akan mendapati Hippodrome persis setelah pintu keluar masjid.  Hypodrome merupakan pusat kota dan arena pacuan kuda (hippodrome, dalam bahasa Yunani berarti pacuan kuda) peninggalan kerajaan Byzantium, pada saat itu dilengkapi stadium berkapasitas 100.000 orang, tapi sekarang tinggal  tiga buah kolom/ pilar yang tersisa, yaitu sebuah Obelisk (Obelisk of Theodosius, 390 SM)  penuh pahatan hieroglif, sebuah kolom Serpentine spiral dengan ukiran ular, dan sebuah kolom menjulang tinggi yang disebut Column of Constantine Porphyrogenitus. Stadium dan arena pacuan kuda sudah berubah menjadi lapangan parkir dan kios cindera mata.
 
Obelisk of Theodosius

Column of Constantine Prophyrogenitus

·         Hagia Sophia 

Hagia Sophia dari Luar

 

Bagian Dalam Hagia Sophia
Hagia Sophia terletak di seberang Blue Mosque. Dibangun abad ke 6 Masehi, merupakan gereja terbesar di dunia pada saat itu. Hagia Sophia memiliki arti  suci (hagia) dan bijaksana (sophia). Pada abad 15, Konstantinopel (Istanbul) jatuh ke tangan Sultan Ottoman, gereja ini diubah menjadi masjid dan ditambahkan menara. Pada periode tersebut mozaik bergambarkan orang-orang Kudus di bagian dalam gereja yang telah menjadi masjid ini ditutup oleh Sultan. Tahun 1935 gedung ini dijadikan museum, beberapa mozaik asli yang ditutup plesteran dibuka kembali, sehingga sangat mengesankan berdiri di dalamnya, di bawah kubahnya yang tinggi menjulang 55 meter, memandang mozaik besar bergambar Perawan Maria dan Yesus serta empat malaikat di keempat pilarnya, plus empat plat lingkaran besar bertuliskan kaligrafi Arab.
Mozaik Hagia Sophia

Selat Bosphorus

Selat Bosphorus adalah selat yang membagi 2 Istanbul, di mana di satu sisi Istanbul merupakan bagian benua Asia, dan di sisi seberang menjadi bagian dari benua Eropa.
Kedua sisi daratan dihubungkan oleh dua buah jembatan yang membentang megah.
Sepanjang pantai selat yang cantik ini dipenuhi bangunan-bangunan yang menarik untuk dilihat, di antaranya Istana Dolmabahce yang penuh ornamen indah,yang menjadi tempat tinggal Sultan setelah Istana Topkapi,  lalu ada juga bekas istana Ottoman di abad 19 yang telah berubah menjadi hotel Four Season, dan restoran kaum elite di Turki yang memungut beberapa ratus US Dollar hanya untuk tiket masuknya saja.
The Four Seasons Hotel - Bosphorus


Untuk menikmati keindahan Bosphorus, ada banyak penyedia jasa yang menyelenggarakan Bosphorus Cruise, dengan berbagai pilihan jenis kapal, dari yang sederhana sampai yang mewah dan komplit dengan makan siang/ malam. Dengan kondisi yang relatif tidak berombak (sedikit riak saja), cukup nyaman untuk menikmati keindahan kota Istanbul dari selat ini. Saat kami mengarungi Bosphorus, kami sempat melihat beberapa kelompok ikan lumba-lumba yang melompat-lompat ke permukaan air…sangat menyenangkan!

CANAKKALE

·         Troy

Patung Kuda Troya di gerbang situs Troy

 

Pernah dengar tentang legenda perang Troya? Atau virus computer Trojan horse yang marak di tahun 1990-an? Nah, sejarah perang Troya dengan strategi kuda itu berawal dari kota Troy (Troia) di Antalya, 3000 tahun sebelum Masehi. Diperkirakan di jaman tersebut telah berdiri satu kerajaan kecil bernama Troy, dengan pusat kota di dekat laut Aegean. Masyarakatnya telah memiliki budaya cukup tinggi, terbukti dengan ditemukannya tembikar besar tempat penyimpanan minyak zaitun untuk dijual, sudah adanya sistem saluran air menggunakan pipa terakota, dan adanya teater kecil di tengah kota.

Dari penggalian arkeolog di situs ini (Troy saat ini masuk dalam wilayah propinsi Canakkale), didapatkan fakta bahwa telah ada 9 fasa kota,dalam arti 9 kali kota dibangun dan runtuh dan dibangun kembali di atasnya, sehingga di situs Troy terdapat keterangan dari fasa mana suatu bangunan berasal.

Keruntuhan Troy yang terakhir dipercaya akibat serangan kerajaan Yunani lewat prajurit yang bersembunyi di dalam perut patung kuda kayu raksasa. Saat pasukan Troy berpesta pora merayakan kemenangan (dan mengira patung tersebut kiriman dari Poseidon, dewa kuda), prajurit Yunani keluar dari dalam patung kuda, membuka gerbang kota sehingga Troy dikepung pasukan musuh dan dihancurleburkan. Awal persengketaan itu sendiri akibat penculikan istri raja Sparta, Helen, oleh  Paris, pangeran  Troy.


Ornamen yang masih tersisa setelah sekian abad
 
Bagian Dinding Kota Troy Yang Sudah Digali

KUSADASI

 

Sebelah barat daerah ini berbatasan dengan Laut Aegean , di mana teluk nya yang tenang dan cantik menjadi tempat tetirah turis-turis Eropa dan tempat berlabuh kapal-kapal pesiar.  Kusadasi menjadi salah satu andalan pariwisata Turki karena pantainya dan peninggalan sejarahnya. Berikut beberapa tempat bersejarah yang sempat kami kunjungi:

The Ruins of Ephesus 

Perpustakaan Celcus


Kompleks ini merupakan salah satu situs purbakala terluas yang pernah ada, di mana masih tersisa cukup banyak reruntuhan yang dapat dilihat dan dipelajari.  DIperkirakan dibangun pada abad 13 Sebelum Masehi oleh Androklos (putra Kodros, raja Athens), Ephesus terletak hanya beberapa kilometer dari pantai, dekat sungai (pada masa tersebut), agak di atas bukit sehingga sangat strategis untuk hunian, perniagaan dan pertahanan.

Tahun 334 SM Ephesus dikuasai Alexander The Great, lalu jatuh ke tangan kerajaan Romawi di bawah Raja Augustus/Oktavianus ( anak angkat Julius Caesar). Tahun 262 SM Ephesus diserang bangsa Gothis dan saat itulah bangunan-bangunan yang ada dibakar dan dihancurkan. 

Sebagai sebuah kompleks kota, Ephesus dilengkapi taman kota, gedung parlemen, WC umum, perpustakaan Celcus dengan pilar raksasa berbahan marmer halus - konon menyimpan 40.000 pustaka dalam bentuk papirus, beberapa kuil, gerbang kota dan air mancur , jalan kota yang terbuat dari marmer (buat nongkong dan mejeng, kale..), dan sebuah teater.  Kesemuanya menceritakan tingginya budaya dan peradaban manusia pada jaman tersebut.
Ukiran Medusa wanita berambut ular, pada Hadrian Temple

Latriana, Toilet Umum
Amphitheater

Pollio Fountain di Gerbang kota


Tips pengunjung:
·         Gunakan sepatu/ sandal anti slip, karena di beberapa tempat jalan yang terbuat dari marmer licin saat terinjak
·         Sedikitnya diperlukan waktu 1.5  jam untuk menjelajahi  situs ini dari pintu masuk hingga pintu keluar. Bawalah air minum dan topi saat musim panas. Di pintu keluar terdapat toilet gratis dan bersih, jadi jangan ragu untuk minum banyak !
·         Terdapat beberapa turunan, terutama setelah gerbang kota menuju ke reruntuhan perpustakaan. Bila anda ingin mengambil foto, lebih baik berhenti sejenak daripada memotret sambil berjalan, karena berisiko terantuk dan terpeleset.
Bagian 2 : Pamukkale, Cappadoccia 
BELANJA APA YA DI TURKI ? BACA DI SINI